THE MAGICIAN’S NEPHEW (KEPONAKAN PENYIHIR)

The Magician's Nephew (Keponakan Penyihir) by C.S. Lewis
Keponakan Penyihir karya C.S. Lewis

Judul Asli: The Magician’s Nephew

Penulis: C. S. Lewis (Inggris)

Tahun pertama terbit: 1955

Bahasa: Indonesia (terjemahan)

Bahasa asli: Inggris

Penerjemah: Indah S. Pratidina

Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama

Gaya Tulisan: Cerita Anak Fantasi

Skala Penilaian: 7/10

The Magician's Nephew (Keponakan Penyihir) by C.S. Lewis
Keponakan Penyihir karya C.S. Lewis

Kutipan Favorit:

“Tapi kami tidak bisa makan rumput,” kata Digory.

“H’m, h’m,” kata Fledge berbicara dengan mulut penuh. “Yah—h’m—kalau begitu aku tidak tahu apa yang harus kalian makan. Padahal rumput ini lezat sekali.”

Polly dan Diggory bertukar pandangan bingung.

“Yah, aku sih yakin seseorang mungkin sudah menyiapkan makanan kita,” kata Digory.

“Aku yakin Aslan akan melakukan itu kalau saja kau memintanya tadi,” kata Fledge.

“Apakah tidak mungkin dia sudah tahu tanpa diminta?” tanya Polly.

“Aku tidak ragu dia pasti sudah tahu,” kata kuda itu (masih dengan mulut penuh). “Tapi aku juga punya dugaan dia lebih suka bila kau meminta terlebih dahulu.”

 

Tentang Buku:

[Dari sampul buku]

Dua anak. Digory dan Polly, telah diperdaya Sihir dan paman Digory yang nyentrik, Paman Andrew. Dia memaksa mereka membuat pilihan yang hasilnya adalah petualangan yang jauh lebih luar biasa daripada mimpi. Mereke menemukan dunia-dunia lain di dalam mata air ajaib, bertemu ratu agung yang juga penyihir kejam, dan tanah kebeliaan yang baru saja dibangkitkan. Pintu menuju tanah Narnia terbuka untuk pertama kalinya….

 

Walau “Keponakan Penyihir” ini merupakan buku keenam dari seri The Chronicles of Narnia karya C. S. Lewis, tapi cerita di dalamnya menceritakan asal mula dari segala kisah tentang Narnia. Dari mulai terciptanya dunia Narnia, asal mula pintu dari dunia kita menuju dunia Narnia terhubung, bagaimana penyihir jahat bisa masuk ke Narnia, serta manusia pertama yang datang ke sana dan bertemu Aslan.

The Magician's Nephew (Keponakan Penyihir) by C.S. Lewis
Keponakan Penyihir karya C.S. Lewis

Kata Saya:

Buku ini memegang peranan sangat penting dari semua kisah tentang Narnia. Setelah membaca buku ini, segalanya lebih masuk akal dan saya merasa lebih akrab dengan dunia Narnia karena saya diajak mengenal seluk beluk dari sejarah dunia tersebut dan bagaimana semua petualangan bermula. Membaca buku ini mirip seperti membaca dongeng dengan banyak kiasan. Saya rasa buku ini sangat cocok dibacakan kepada anak-anak. Namun harus siap dengan berbagai pertanyaan yang mungkin akan dilontarkan oleh anak-anak tersebut karena ceritanya bukan hanya sekedar dongeng biasa. Banyak pesan moral serta kiasan yang kalau kita dapat maknanya artinya sangat indah. Kisah Narnia merupakan salah satu cerita kesukaan saya. Beberapa penggemar Narnia berkata bahwa buku “Keponakan Penyihir” ini merupakan cerita terbosan dari seluruh seri Narnia. Mungkin memang karena tidak banyak adegan menegangkan atau aksi yang besar. Namun saya menikmati ceritanya. Buku ini cocok dibaca di waktu senggang karena ringan dan akan cepat habis karena pemilihan bahasa dan katanya tidak sulit. Saya tidak akan membocorkan isi ceritanya takut yang belum baca jadi kena spoiler, ya. Tapi intinya ini cerita yang bagus. Tulisan C. S. Lewis saya yakin bagus semua, sih. Sudah ketiga kalinya saya membaca buku ini dan saya mendapatkan diri saya sering berhenti untuk merenungkan isi tulisannya. Buku ini tidak berhenti membuat saya terkagum dan berpikir tentang hidup.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s